Gajimu adalah sebagian yang sangat kecil dari keseluruhan rezekimu.
Tetapi, engkau hanya menghadapkan wajah dan hatimu kepada gajimu, dan berlaku seperti gajimu hanya satu-satunya cara bagi Tuhan untuk menyejahterakanmu.
Engkau telah menetapkan dirimu sebagai penghamba di jalan yang kecil gajinya, karena engkau merasa tak sesuai bagi tempat-tempat yang membayar tinggi.
Tetapi, kemudian engkau mengeluh, merintih, dan meratap di jalan yang kecil gajinya itu, sambil menggunakan air matamu untuk menutupi pandanganmu dari jalan-jalan rezeki Tuhan yang telah menyejahterakan banyak saudaramu yang lebih ikhlas.
Mengapakah engkau memilih tempat yang membayar kecil, padahal engkau tahu bahwa impian-impian hatimu terlalu besar untuk dibiayai oleh bayaran-bayaran kecil?
Mengapakah engkau membiarkan diri yang pantas bagi semua bayaran besar itu, merambat di tempat yang memperlakukan semua orang seperti tidak bermutu?
Entri Populer
-
Memahami Ulang Wanita Dalam Islam; Sebuah Pandangan Fatima Mernissi Posted by Bidina_ali on 09.37 Labels: Pemikiran Modern , Tafsi...
-
Suatu hari, Imam Al-Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al-Ghozali bertanya.... Pertama, "Apa yang paling dekat deng...
Kamis, 24 Maret 2011
Gajimu hanyalah sebagian kecil dari rezekimu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar